BERMAIN PILTOL-PISTOLAN DENGAN KEPONAKAN Hari itu, Fyan bermain bersama keponakannya yang bernama Irsyad. Mereka bermain pistol-pistolan di ruang keluarga dengan penuh semangat. Fyan berlari sambil berkata, “Awas, Irsyad! Aku tembak kamu!” Sambil tertawa, Irsyad ikut membalas, “Tidak bisa! Aku yang menang!” Namun saat sedang asyik bermain, tembakan mainan Fyan secara tidak sengaja mengenai Irsyad. Seketika Irsyad berhenti tersenyum dan mulai menangis. Melihat itu, Fyan merasa bersalah. Ia segera mendekati Irsyad dan berkata dengan lembut, “Maaf ya, Irsyad… Fyan tidak sengaja.” Irsyad mengusap matanya dan menjawab lirih, “Iya… tapi sakit.” Fyan memeluknya sambil berkata, “Aku janji hati-hati lagi.” Irsyad pun akhirnya tersenyum kembali dan membalas pelukan itu. Setelah kejadian itu, mereka kembali bermain dengan lebih berhati-hati dan tetap rukun.
Comments
Post a Comment