ISAN SUKA KEKAMPUNG NENEK

 

ISAN SUKA KEKAMPUNG NENEK




Hari libur sekolah adalah waktu yang paling ditunggu oleh Isan. Seperti biasa, ia akan berlibur ke kampung nenek. Pagi itu, Isan menaiki motor bersama Papa, Mama, dan Uni untuk menempuh perjalanan sekitar dua jam. Di sepanjang perjalanan, Isan menikmati pemandangan yang indah. “Papa, lihat! Gunungnya besar sekali!” seru Isan sambil menunjuk ke kejauhan. Papa tersenyum dan menjawab, “Iya, Nak. Kampung nenek memang dikelilingi pemandangan yang cantik.” Mama pun ikut berkata, “Lihat juga sawah dan burung-burung itu. Indah, bukan?” Isan mengangguk penuh kagum.
Setibanya di kampung nenek, Isan langsung bersemangat. Begitu turun dari motor, ia berlari kecil ke arah halaman sambil memanggil, “Nek, Isan datang!” Nenek menyambutnya dengan pelukan hangat. Setelah beristirahat sebentar, Isan mulai menjelajah halaman rumah nenek. “Uni, ayo ikut! Kita cari kerang dan tangkap ikan,” ajak Isan penuh antusias. Uni tertawa dan menjawab, “Ayo! Tapi hati-hati ya, San.” Hari itu, Isan merasa seperti bocah petualang sejati. Ia menikmati setiap detik liburannya, mulai dari menjelajah alam hingga bermain di sungai kecil dekat rumah nenek.

Comments

Popular posts from this blog

KISAHKU DI KEBUN BINATANG

AYAM KESAYANGAN ANI

BERMAIN PILTOL-PISTOLAN DENGAN KEPONAKAN